UX untuk digital marketing

Seberapa Pentingkah UX untuk Digital Marketing?

Pekerjaan sebagai UX dinilai sebagai pekerjaan yang paling dicari di tahun 2020. Sebenarnya pentingkah UX untuk digital marketing?


Marketing merupakan strategi persuasi agar target melakukan sesuatu yang diinginkan. Bentuknya pun beragam, bisa dari blog, video, ataupun foto. Semua strategi yang dijalankan bisa berjalan dan juga tidak.

Kuncinya dari pelanggan adalah mereka menginginkan sebuah pengalaman yang cepat dan berkesan. Kepuasan pelanggan ketika berkunjung ke sebuah website, sangat menentukan apakah Anda berhasil melalui tahap-tahap marketing dengan baik. Hal ini juga yang terkadang masih menjadi halangan bagi marketing untuk meningkatkan konversi.

UX untuk digital marketing
Bagian dari UX

Karenanya, pekerjaan sebagai user experience (UX) sangat “seksi” oleh para perusahaan. Bahkan, di tahun 2019, UX dinobatkan sebagai pekerjaan kedua yang paling banyak dicari. Pentingnya posisi UX untuk bisa meningkatkan kepuasan pelanggan dan berujung ke konversi, sangat dibutuhkan perusahaan. 95% pelanggan juga setuju dengan pentingnya user experience.

Tapi, UX bukan hanya mengenai tampilan. UX merupakan pengalaman seseorang yang berkunjung dari pertama kali melihat produk hingga melakukan sebuah konversi. Psikologi memainkan peranan penting di dalam UX. Seorang UX harus bisa melihat apa yang audiens inginkan. Tapi apakah UX hanya sebatas konversi? Seberapa pentingkah UX di ranah digital marketing?

  • UX merupakan pengalaman pelanggan

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, UX menyediakan pengalaman untuk orang yang berkunjung ke sebuah website. Dengan UX yang baik, bounce rate akan rendah, time spent di website juga akan lebih lama.

Untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, seorang UX biasanya membuat website simple. Bahkan, ketika menggunakan landing page, UX meminimalisir penggunaan tombol dan hanya memasukan tombol untuk konversi. Jika diperhatikan juga, banyak e-commerce yang hanya memasukan tombol ‘bayar sekarang’ ketika sudah masuk proses pembayaran.

  • Meningkatkan conversion rate

Conversion rate dalam bisnis sangatlah penting. Dan menguasai UX adalah salah satu kunci untuk meningkatkan konversi. Konversi bukan hanya penjualan, tapi bisa juga lead seperti mendaftar untuk dapat e-book. UX yang baik adalah yang bisa membuat pengunjung larut hingga melakukan konversi. Mulai dari gambar yang digunakan, penempatan tombol, hingga kata-kata yang ditampilkan, semua berpengaruh ke psikologi konsumen untuk melakukan konversi.

  • Meningkatkan posisi di mesin pencari

Dengan meningkatnya time spent dan turunnya bounce rate, website Anda memiliki nilai yang lebih baik dibandingkan kompetitor. Dengan nilai yang lebih baik di mata mesin pencari, akan membantu posisi website Anda di laman mesin pencari seperti Google. Hal itu karena Google menilai website berdasarkan kualitas yang diukur lewat time spent dan bounce rate.

Baca juga: Tips Mengoptimisasi Website


Setelah mengetahui pentingnya UX dalam digital marketing, Anda bisa mulai mendalami ranah UX untuk menambah kemampuan di ranah digital marketing karena kedua hal tersebut sangatlah berhubungan.

Saya pribadi memilih menjadi seseorang yang generalis. Tidak perlu mendalami UX secara mendalam, tapi memahami dasarnya. Karena dasar memahami apa yang audiens inginkan sangatlah penting di ranah digital marketing. Kemampuan dasar itu juga bisa membantu saya untuk bekerjasama dengan UX untuk menghasilkan pengalaman terbaik pagi pelanggan.

Selamat belajar!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *