menjalankan campaign

Jadi Orang Pelit Saat Campaign

Saya pernah punya atasan yang pelit. Hampir setiap campaign selalu ingin duit yang dikeluarin dikit tapi mintanya muluk-muluk. Familiar dengan yang begitu? Di awal saya mikir, lah masa mau ngeluarin dikit tapi mau hasil yang maksimal? Liat aja tuh startup bakar duit mulu biar hasil maksimal. Harusnya ngeluarin duit yang banyak juga dong, pikir saya waktu itu.

Padahal yang namanya bisnis ada yang namanya return on investment (ROI). Tentang gimana caranya bisa dapet return yang besar dengan investment makin kecil buat nunjukin campaign kita sukses atau enggak. Ketika itu saya pun mulai melihat hal-hal dari dua sisi, gak cuman dari sisi karyawan, tapi juga perusahaan.

Saya pun banyak belajar dari dia gimana caranya bisa mendapatkan hasil yang sama (bahkan lebih), dengan ongkos yang lebih sedikit. Karena itu penting dalam setiap campaign buat punya database, baik dalam bentuk jadi followers, jadi bagian e-mail marketing, atau jadi member. Hal itu biar campaign bisa tinggi retention-nya.

Dengan memahami atasan yang selalu push untuk menekan biaya juga bisa membuatmu untuk push your limit. So you can improve yourself afterwards.

Baca edisi lainnya: #31HariMenulis

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *