extra miles

Kenapa Harus “Going The Extra Miles”

Di media sosial mulai banyak yang concern dengan isu overwork, mulai dari make WhatsApp Business biar gak diganggu diluar jam kerja, atau selalu pulang tenggo biar gak lembur. Saya sih setuju aja karena itu menyangkut mental juga, dan semua orang butuh break. Tapi apakah extra miles selalu berarti lembur dan gak mengenal jam kerja? Enggak juga.

Extra miles menurut saya memberikan hal lebih, agar memberikan kita value lebih, baik untuk perusahaan atau personal. Value lebih saya highlight karena masih banyak di luar sana yang menganggap extra miles glorifikasi overwork.

Misalnya temen saya ada yang karena WFH kerjaan berkurang. Dia pun inisiatif buat menulis artikel yang sebenernya bukan jobdesk. Menulis artikel pun punya value gak hanya buat perusahaan, tapi diri sendiri karena melatih kita buat menulis. Apakah dia jadi overwork? Enggak.

Bahkan di startup sekalipun ada banyak yang gak memiliki jobdesk. Loh masa? Yang ada hanya Objectives and Key Results (OKR) yang biasanya dibagi per quarter. Jadi gak ada tuh jobdesk tertulis harus ngapain aja. Yang penting kamu harus achieve OKR dan inisiatifmu sangat diperlukan.

Jadi ketika bekerja perlu liat lagi value yang kamu bisa berikan ke perusahaan dan diri sendiri. Latih terus inisiatifmu biar value-mu makin bertambah. That’s what going the extra miles means for me.

Baca edisi lainnya: #31HariMenulis

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *