jalan jalan ke tokyo

Jalan-jalan ke Tokyo: Itinerary 4 hari

Berminat untuk jalan-jalan ke Tokyo selama 4 hari? Bagaimana itinerary yang sesuai agar semua tempat bisa disinggahi? Apakah backpacker ke Tokyo selama 4 hari itu cukup?


Tulisan ini adalah hasil kunjungan saya ketika jalan-jalan ke Tokyo selama 4 hari. Meskipun, ada beberapa tempat yang tidak saya kunjungi namun sangat pas dikunjungi jika punya waktu lebih. Beberapa tempat wisata berikut akan saya bagi menjadi 4 halaman, dengan 1 hari di setiap halamannya.

Menurut saya sih 4 hari itu ideal untuk mengeksplor Tokyo, kalau tujuanmu bukan hanya Asakusa dan Shinjuku. Karena masih ada tempat yang worth it untuk dikunjungi di sekitar Tokyo. 4 hari pun waktu yang sesuai karena kamu masih bisa menikmati perjalanan, meskipun setiap harinya akan sangat padat.

Baca juga: 10 hari backpacker ke Jepang

Bagaimana dengan transportasi? Sebelumnya saya sudah membahas beberapa pilihan transportasi yang bisa digunakan di sini. Tapi, saya sendiri menyarankan untuk membeli Subway Ticket yang 72 jam dan 24 jam. Kenapa? Karena mayoritas tempat wisata di Tokyo itu dilewati oleh Metro ataupun Toei. Hanya beberapa tempat wisata seperti Ghibli Museum ataupun Ota yang tidak ter-cover oleh TST (Tokyo Subway Ticket)

jalan-jalan ke tokyo

Tokyo Subway Ticket, 24 hours & 72 Hours.

HARI 1: Harajuku-Shibuya-Kamata-Minato

Jika kamu baru sampai di Tokyo dari Jakarta menggunakan Air Asia, kemungkinan besar pesawatnya akan tiba di Jepang malam hari, sekitar pukul 11 malam. Jadi, lebih baik jika kamu tidur di bandara dan menunggu pagi hari untuk membeli TST di Bandara Narita/Haneda.

Jika kamu dari Narita, ada opsi naik bus seharga 1000 JPY dengan tujuan Tokyo Station. Setelah sampai di Tokyo Station, kamu mulai bisa menggunakan TST menuju penginapan yang sudah kamu booking sebelumnya.

Baca juga: Menginap di Jepang

Setelah meletakan barang-barang di hostel, kamu siap berangkat. Dengan perkiraan waktu setengah 11, kamu sudah menuju stasiun Metro terdekat untuk menuju destinasi selanjutnya.

Pukul 11.00 – 12.30

Tujuan pertama adalah Harajuku. Turun di stasiun Harajuku dan segera menuju Meiji Jingu Shrine. Meiji Jingu ini sangat luas, tapi sebenarnya yang paling utamanya adalah shrine sebagai tempat ibadah. Lebih baik kalau kamu bisa respek ketika berada di shrine dengan membaca guide dari Tokyo Cheapo di sini.

jalan-jalan ke tokyo

Gate Meiji Jingu Shrine

Setelah berkeliling sekitar 45 menit, selanjutnya keluar dan pergi ke Yoyogi Park yang ada disebelahnya. Ketika saya di sana, ada banyak orang Jepang yang camping, karena sepertinya camping memang jadi favorit orang Jepang. Dengan jarak yang cukup luas, waktu itu saya tidak berjalan sampai ujung. 45 menit pun saya rasa cukup untuk berada di sini.

Tujuan selanjutnya adalah Omotesando. Fyi, Harajuku, Omotesando, dan Shibuya itu berbentuk segitiga. Jalan kaki antar 3 tempat itu memungkinkan, tapi jika ingin menghemat tenaga, menggunakan metro pun gak papa. Omotesando ini sebenarnya tidak terlalu populer sih, kecuali tujuanmu memang ingin belanja. Saya pun waktu itu skip karena ingin menghemat waktu dan takut tergoda. Lol.

jalan-jalan ke tokyo

Omotesando dekat Harajuku

Kalau memilih untuk skip Omotesando, kamu bisa jalan langsung ke Shibuya Crossing dan Hachiko Statue.

13.00 – 14.00

Kalau kamu memilih untuk naik metro ke sana, turun di Stasiun Shibuya, keluar dari gate 3 dan kamu akan menemukan Shibuya Crossing yang terkenal sebagai salah satu crossing terpadat di dunia. Waktu saya ke sini memang padat sekali. Hampir setiap lampu hijau semua orang jalan dari 4 arah. Mungkin ada juga orang yang bolak balik hanya ingin merasakan jalan di Shibuya Crossing haha

jalan-jalan ke tokyo

Ramai di Shibuya Crossing

Gak jauh dari Shibuya Crossing, ada Hachiko Statue. Ini gak terlalu istimewa sih menurut saya, tapi ya seenggaknya foto sedikit dan lanjut ke destinasi selanjutnya.

Top Tips:

Untuk mendapatkan foto yang bagus di Shibuya Crossing, cari jalan besar yang di-tengahnya ada tempat kosong. Di situ juga ada tiang yang bisa kamu gunakan sebagai pengganti tripod.

14.00 – 15.30

Destinasi selanjutnya adalah Jiyugaoka, lebih dikenal dengan nama Little Europe, karena jalanannya seperti di Eropa. Untuk ke sini, naik kereta Tokyo Toyoko Line ke tujuan Motomachi dan turun di Jiyugaoka. Kereta ini tidak ter-cover oleh TST jadi perlu membayar 160 JPY hanya dengan waktu 8 menit.

Di sini kamu bisa belanja, atau hanya menikmati suasana dari jalanan. Selain itu ada tempat turis juga seperti La Vita atau Kumano Shrine. Guide lebih lengkap bisa dilihat di Tokyo Savvy. 

16.00 – 17.00

Setelah berkunjung ke Jiyugaoka, selanjutnya adalah Ikegami Honmonji Temple. Terkenal dengan pagoda-nya. Untuk menuju ke sini dari stasiun Jiyugaoka, naik Tokyo Oimachi Line dan transit di Hatanodai. Setelah itu naik Tokyu Ikegami Line dan turun di Ikegami. Perjalanan sekitar 25 menit dan hanya perlu membayar 200 JPY.

10 menit berjalan dari stasiun Ikegami dan kamu akan menemukan Somon Gate. Di Ikegami pun tidak hanya pagoda, tapi beberapa bangunan dan lonceng. Biaya masuk pun gratis sehingga cukup worth it untuk dikunjungi. Guide lebih lengkap bisa dibaca di sini.

17.00 – 19.00

Setelah perjalanan melelahkan dari Jakarta-Tokyo dan seharian berkeliling, maka ini saat yang tepat untuk pergi ke onsen atau pemandian air panas. Saya beberapa kali pergi ke onsen dan benar-benar menghilangkan lelah.

Nama onsen yang ada di dekat Ikegami Temple adalah Kaisei-Yu Onsen yang ada di Ota City. Untuk menuju ke sini, kamu bisa naik Tokyu Ikegami dari Ikegami dan turun di Kamata. Jaraknya pun hanya 4 menit dan membayar 130 JPY. Itu pun bisa kamu lalui dengan berjalan kaki sekitar 10-15 menit.

Onsen ini karena tidak berada di pusat kota, sedikit sekali turis yang ada di sini. Karena itu juga, harganya sangat bersahabat, hanya 460 JPY. Berbeda dengan onsen kebanyakan di Tokyo yang harganya bisa lebih dari 1500 JPY. Tapi ya karena tidak ada di pusat kota, jangan harap petugasnya bisa berbahasa inggris. Sehingga kamu butuh pengetahuan mendasar ketika berkunjung ke onsen.

19.00 – 21.00

Saya di onsen sih gak kuat lama-lama, paling lama juga 1 jam. Setelah selesai, saatnya kembali ke pusat kota. Tujuan selanjutnya adalah Tokyo Tower dan WTC Building Observatory. Untuk ke sini, butuh waktu hampir 30 menit. Pertama, kamu harus naik Keihintohoku Line ke Shinagawa seharga 170 JPY dalam waktu 9 menit. Setelah itu, ganti kereta Keikyu Main Line ke Sengakuji seharga 140 JPY dalam waktu 2 menit (jalan kaki pun memungkinkan)

Jika sudah di Sengakuji, naik Toei Asakusa Line, yang sudah ter-cover oleh TST dalam waktu 4 menit. Kalau sudah berada di Daimon, keluar dari pintu B3 dan menuju ke World Trade Center Building Observatory. Dari sini kamu bisa melihat Tokyo dan Tokyo Tower dari lantai 40, hanya dengan membayar 500 JPY.

Kalau kamu merasa kurang puas, kamu bisa jalan kaki ke Tokyo Tower sekitar 15-20 menit. Untuk naik ke puncak Tokyo Tower, kamu perlu membayar sebesar 900 JPY. Tapi, jika ingin menghemat, tidak perlu naik karena dari bawah juga udah cukup bagus, kok. Di sekitar Tokyo Tower pun ada Zojoji Temple yang kalau malam hari akan kamu lihat dengan latar belakang Tokyo Tower.

Kalau sudah puas, kamu bisa pulang ke hostel melalui Onarimon Station, Daimon Station, atau Shibakoen Station. Semua jaraknya dari Tokyo Tower sama, kok. Tinggal kamu pilih saja stasiun yang paling deket untuk menuju hostel.

Untuk hari kedua dan seterusnya, di halaman selanjutnya, ya.

This Article Has 148 Comments
  1. SURYADY says:

    Hi, aku mau tanya pengetahuan dasar kalo mau pake onsen. terus waktu perjalanan hari pertama memang sudah ada persiapan dari bawa baju dll untuk berendam? thankyou.

  2. Yada says:

    Hai fauzan, tks telah berbagi info menarik ttg liburan ke jepang. Kl gak keberatan boleh aku dikirimin itinerary dan excel nya ke emailku mdclrsrch1990@gmail.com. Makasih banyak.

  3. Gio faldy pranata says:

    Bro gw udh baca artikel lu yg pertama… Dan gw pengen disana aga lama sekitar 12 hari… Tolong share itinearary nya doang…
    Giofamouz0@gmail.com
    Artikel lu sangat membantu…

  4. Fatimah says:

    Boleh minminta itin nya mas ke the.vhety19@gmail.com, mksh buatvreferensi krna bawa batita

  5. Septy says:

    Mas, saya mau ke Tokyo tapi bingung ke mana aja. Boleh minta itinery nya? Heheh

  6. Yugi Al says:

    keren mas, boleh minta intinnya juga gak? niatnya mau ke jp bulan januari karena ada promo tiket pesawat nih

  7. Nana says:

    hi, saya sangat tertarik dengan artikel saya boleh minta info liburan ke jepang, klo ga ga keberatan bolehkah ak minta itinerary nya keemailku.. terimakasih

  8. tedy says:

    boleh saya minta itteaynya mas?? ke anugrahatedy@gmail.com

  9. Yuli says:

    Saya mau ke Tokyo selama 4 hari Desember ini dgn anak saya (remaja). bisa berbgai Itin, transportasi serta penginapan/hotel yg strategis? kepulangan via haneda airport. terimakasih

  10. Suci Romantir says:

    Hallo, mas aq mau tanya budget dg itenerary diatas tadi brp ya?? Makasih .

  11. Wangsa says:

    Hai fauzan, Info yang sangat berharga. Kl gak keberatan boleh aku dikirimin itinerary dan excel nya ke emailku wangsakadir37@gmail.com. Makasih banyak.

  12. Shalman says:

    mas saya boleh minta itinerary juga? shalmanalf@yahoo.com

  13. kosa says:

    Boleh juga donk kirim Itinerarynya dan excelnya ke email zemzuhur@gmail.com, kebetulan dalam waktu depan mau ke tokyo. Lalu bisakah dikirimkan juga list tempat makan halal?
    Terima kasih

  14. Putri Dyas says:

    Mas, mau tanya… Tokyo Subway Pass yg 72 jam itu berarti untuk 3hr di tokyo kan ya? Misal pertama mulai digunakan pukul 8 pagi. Saya agak bingung dengan transportasi dan sistemnya gimana mas, mohon pencerahannya

  15. ajeng says:

    hallo Mas,
    Aku mau dong di share itinerary nya. baru pertama kali niy 🙂
    email saya lazuardinie@gmail.com
    Terimakasih informasi nya sangat bermanfaat sekali.
    Sukses terus

  16. Fitri Yanti says:

    Mss bisa minta ittenearynya saya ke jepang january tq mas

  17. elfa says:

    hallo mas fauzi, aku rencana mau ke tokyo selama 4 hari. boleh share itinerary yah mas karena masih bingung mau kemana aja..kirim ke emailku di elfa.dwi.k@gmail.com y..terima kasih banyak mas

  18. fitri sinambela says:

    hai mas, boleh dikirim untuk itinerary dan biaya bacpacker disana ke fitrianaaidnillas@gmail.com

  19. Endang says:

    Salam kenal mas Fauzi,, jika tidak keberatan boleh dikirim itinerarynya ke seagatehendra@gmail.com. Terima kasih

  20. Calvin says:

    Bro artikel lu informatif dan penyajiannya bagus, ttep posting terus. Gw rencana mau ke Tokyo terus ke daerah sekitarnya juga yg deket”. Boleh bagi share itinerarynya ke email gw

  21. Brigita says:

    Halo kak boleh minta itin nyaa yg tokyo, kalo ada juga yang dari tokyo ke osaka
    Makasih kak

  22. Amin says:

    Hai fauzan, tks telah berbagi info ttg liburan ke jepang. Kl gak keberatan boleh aku dikirimin itinerary dan excel nya ke emailku. TeriMakasih banyak.

  23. Ramdan says:

    Hi fauzan

    Nice article!
    Anw boleh dikirimin via email nggak itin ini?
    Saya dekat2 ini mau ke jepang.

    Thanks

  24. linda says:

    hai ..mas fauzan boleh di share itinarary dan excellnya yach, pingin liburan backpackeran sama teman di tahun ini rencananya
    thank you
    email aku lindaindarto@yahoo.com